Free Candle light Dinner & Free Experience To Be Operating Manager Of Cafe

Posted on 20 February 2009 by adryantohermawan.
Categories: Kata Hati, Learning About.

Berawal dari sebuah percakapan ringan di salah satu cafe yang terletak di pusat kota Bandung. Menikmati suasana malam di kota kembang sambil menikmati hidangan makanan dan minuman yang disajikan adalah tujuan kami (saya dan Cindy) malam itu, Selasa 17 Februari 2009. Namun menariknya adalah kami bertemu dengan store manager di cafe tersebut dan kebetulan store manager tersebut adalah senior dari sahabat saya, Cindy semasa kuliahnya dulu. Sekarang saya mengerti maksud dan tujuan Cindy mengajak saya berkunjung ke cafe tersebut.

Sebut saja Hanny sebagai store manager, menurutnya cafe & restoran merupakan tempat untuk makan, namun cafe memiliki pengertian yang berbeda dengan restoran. Di restoran, kebanyakan orang datang untuk mengisi perut dan setelah kenyang, biasanya mereka langsung pergi. Oleh karena itu, restoran biasanya tampil dengan suasana yang tidak membuat pengunjung berlama-lama di dalamnya. Sedangkan cafe identik dengan tempat untuk berbincang-bincang, atau istilahnya kongkow-kongkow, sesama teman atau sepasang kekasih. cafe memfasilitasi tujuan tersebut dengan menghadirkan suasana yang tenang dan sejuk, sehingga pengunjung dapat betah untuk berlama-lama di sana. . (Saya pribadi setuju dengan cara pandangnya)

Seseorang yang bertanggung jawab untuk mengelola sebuah cafe lazim dikenal dengan nama Store Manager. (Awalnya saya tidak tahu store manager itu apa, dan saya kira sama dengan jabatan manager lainnya)

KREATIVITAS ADALAH MODAL UTAMA
Hanny Fitriyani adalah salah seorang figur Store Manager, yang mengelola cafe tersebut. Sudah setahun lebih Hanny menangani cafe yang terletak di Bandung ini. Wanita kelahiran Bogor, 22 Desember 1982, ini mengakui bahwa tugas seorang Store Manager sangat banyak, mulai dari menyusun program-program, bertanggung jawab atas pelaksanaannya, mengkoordinasikan para stafnya, mengurus masalah stock purchase, memeriksa laporan pajak, mencari tempat untuk membuka cabang baru, sampai bertemu dengan suplier-suplier. (Benar-benar sibuk)

“Modal utama seorang store manager adalah ide dan skill,” ujar Hanny. Agar dapat melaksanakan semua pekerjaan tersebut, seorang store manager dituntut untuk selalu kreatif dan aktif. Kreativitas terutama sangat dibutuhkan untuk menyusun program-program yang dapat menarik banyak pengunjung. (SETUJU)

Untuk menjaga dan mengembangkan kreativitasnya, Hanny mengaku banyak berjalan-jalan atau berkunjung ke restoran-restoran atau cafe-cafe lain, dan juga dengan banyak membaca majalah yang dapat memberikan ide baginya. “Dengan demikian, saya bisa melihat resto lain sedang promo apa. Mungkin saja program itu bisa saya terapkan, dengan berbagai modifikasi tentu saja,” katanya. Hanny menambahkan bahwa dia juga sering berkomunikasi dengan cafe-cafe lain untuk bertukar pikiran. (Dia tidak tahu jika saat itu saya sedang melakukan apa yang telah dia lakukan sebelumnya)

Ide yang dibuat tidak langsung menjadi keputusan untuk diterapkan sebagai program cafe. Ide tersebut terlebih dahulu disampaikan kepada General Manager, untuk diteruskan kepada Owner dan baru dapat menjadi sebuah program. “Sampai saat ini program-program yang saya usulkan selalu berjalan dan owner kami sendiri juga sering memberikan masukan untuk program-program yang akan dibuat,” jelas Hanny. (Demokrasi yang perlu diterapkan di setiap perusahaan, SANGAT SETUJU)

Sebagai jabatan yang berada langsung di bawah General Manager, store manager bertanggung jawab untuk memimpin semua pekerja yang berada di cafe. Hanny mengaku sering mengadakan briefing, untuk mendengarkan usulan, keluhan atau kritik dari para bawahannya. Masukan dari mereka diterima dan selanjutnya dibicarakan dengan General Manager untuk ditentukan penyelesaiannya. “Kepada mereka saya tidak terlalu saklek, asalkan mereka tahu job mereka masing-masing. Saya melihat mereka cukup nyaman dengan kerja seperti ini, karena mereka bisa tentuin ini dan itu,” kata Hanny. (Hebat neh cewek, manajemannya oke banget)

Hal tersebut juga berlaku untuk penentuan menu. Meskipun Hanny ikut juga menentukan menu di cafe, tetapi dia juga harus membicarakannya terlebih dahulu dengan juru masaknya. Hanny menambahkan, “Untuk masa-masa tertentu, seperti Valentine Day atau Chinese New Year misalnya, kita membicarakan juga untuk membuat menu apa, dan program itu harus selalu ada.” (Ini dia seorang manajer yang sesungguhnya, cocok dijadikan suri teladan)

SUKA DAN DUKA
“Pekerjaan ini menuntut saya untuk lebih banyak berada di luar kantor,” kata Hanny. Karena dituntut untuk sering bertemu banyak orang, seperti suplier, manager cafe lain, dan tamu-tamu atasannya, Hanny mengaku jadi punya banyak kenalan. “Senangnya pekerjaan ini adalah bisa memperoleh banyak teman. Misalnya saja saya sering ngobrol dengan managernya mall ini, manager food courtnya mall ini atau manager cafe ini. Semua cafe yang ada di Bandung ini managernya saya kenal,” katanya. (Off course, tiap gang di Bandung banyak sekali cafe-cafe yang tumbuh bak jamur dimusim hujan)

Ketika ditanya dukanya menjadi store manager, Hanny menjawab, “Pekerjaan ini banyak menyita waktu saya, termasuk waktu untuk beristirahat.” Sering terjadi, dia harus berangkat pagi-pagi ke kantor, padahal jadwal masuknya adalah sore dan malam sebelumnya dia harus bertugas hingga jam 11 malam. Hanny juga menambahkan bahwa terkadang dia sudah berjanji untuk bertemu seseorang, namun jika atasannya mengatakan bahwa ada tamu yang mau datang, maka dia terpaksa harus in-charge dan tidak bisa ke mana-mana. (Sangat disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalani pekerjaannya)

Sebelum bekerja di Cafe ini, Hanny juga pernah bekerja pada jabatan yang sama di Cafe lain yang terletak di Kelapa Gading, Jakarta. Pada saat itu, dia bekerja sambil menyelesaikan studinya di Inter Study Jakarta jurusan Public Relation. “Ketika itu, saya selalu mengambil shift malam, mulai jam lima sore sampai jam dua belas malam,” tambahnya. (Kuliah sambil nyambi dong)…!

Selama menjadi store manager, Hanny selalu bekerja dengan target. Di dalam pekerjaan, Hanny selalu menyusun program-program menarik untuk menarik pengunjung sebanyak-banyaknya. Di dalam kehidupan pribadi, Hanny mengatakan, “Saya biasanya membuat target seperti umur sekian saya harus punya apa, karena untuk apa bekerja jika tidak mempunyai target.” (Jadi inget Lely, sahabat saya yang di kota Serang-Banten. Dia optimis dengan target kesuksesan karirnya di 5 tahun mendatang. Ayo semangat Lely)

Untuk masa-masa yang akan datang, Hanny akan berusaha untuk menjadi lebih profesional lagi. Dia bertekad untuk dapat lebih memahami tentang dunia yang sedang digelutinya ini. “Siapa tahu bisa membuka cafe sendiri,” kata gadis muda ini tersenyum. (Amin..)

Selama percakapan itu, Hanny tidak tahu jika saya sedang mengamati cafe tersebut sambil mendengarkan cuap-cuapnya dia sebagai bahan pembelajaran saya, dan dia juga tidak tahu jika bidang yang sedang saya tekuni tidak berbeda jauh dengannya…saya dan Cindy hanya bisa tersenyum sambil sedikit tertawa….hehehehe

Percakapan menarik tersebut terhenti, ketika Cindy mengingatkan saya bahwa sudah waktunya kembali pulang untuk menutup toko alfamartnya tepat di jam 10 malam. Dan akhirnya makan malam itu selesai dan tidak mengeluarkan sesenpun dari kantung kami, dikarenakan Hanny melarang kami untuk membayar makanan dan minuman yang telah kami nikmati. Itu sebabnya artikel ini berjudul “Free Candle light Dinner & Free Experience To Be Operating Manager Of Cafe”.

Finally….
she know who i’m……
And she want to be a store manager in Wanda Galuh if she booring in her job now. Well, you are so profesional and i can’t give much money for your salary.
Thanks Hanny for your free of dinner for us and description about management of cafe.
Thank you so much Cindy for bring me to there & introduced Hanny to me. It’s give my inspiration to do more…!!!

Next, I will come  to visit cafe&resto in Banten for my ATM (Analisa-Tiru-Modifikasi) with my partner, Queeny.

=============================================================

KEMBALI KE MENU UTAMA

BACK TO MAIN MENU

8 comments.



  Cindy
Comment on February 20th, 2009.

Akhirna kencan kita di publikasikan….Dasar jaluuuuuuuuuuuuuuu

  Cindy
Comment on February 20th, 2009.

Ternyata daya ingetna tinggi juga yah..?
Btw, next gw ma Hanny yg free di WG OK!!!

Siapkan menu & pelayanan yg terbaik, cause nanti giliran dia yg ngasih kritik & saran di cafe yg jalu kelola. Skaligus siapkan juga kamar hotel yg terbaik di kota jalu OK!!! Cause kita dah planing mo keliling Banten awal Maret ini. Mudah2an za bisa nyaksiin lomba mancing. SERU KALI YAH…?

Dah, jangan pikirin artikel, bisnis & jalan2 mlulu….inget bentar lagi tes seleksi UI.

THANKS FOR THIS POSTING…!!! :-P

  Hanny
Comment on February 21st, 2009.

Assalamu’alaikum…

Smoga mas jalu dalam keadaan sehat selalu…Amin
2 jam yg lalu saat Cindy menelpon saya and ngasih tw jika mas jalu menulis artikel tentang pembicaraan kita tempo hari, saya lekas-lekas ol. Namun baru skrg saya sempat merespon dikarnakan tadi masih dalam tugas bkerja.

Saya membaca tulisan diatas hingga 2x, dan trnyata mas Jalu bnar2 mengutip dan mudah2n memahami point2 pembicaraan kita. Awalnya saya kira mas Jalu cowo barunya Cindy, eh trnyata calon pesaing saya hik hik…

Tapi saya salut dengan cara pengamatan langsung mas Jalu, & hal itu sering atau bahkan masih saya lakukan hingga skrg ini. Smoga di lain waktu kita bisa berbincang kmbali.

Mohon atas kritik & sarannya mengenai pelayanan kami saat itu.
TRIMS

  wi3nd
Comment on February 23rd, 2009.

oot>> dulu: 9anti lay out neeh..?

hemm..seru ju9a men9orek info tapi santai dan tidak seperti sedan9 men9intro.. :-)
suksess ya wat usahanya..

Comment on February 23rd, 2009.

Thank for Your Responses

To : Cindy
:-) Ehm, kencan ya? Boleh di ulangi lagi?
OK I’m ready 2 SERVICE U…
S = Smile 4 U
E = xcellent in everything I do 4 U
R = Reaching out 2 U with hospitallity
V = Viewing U as special
I = Inviting U 4 every moment
C = Creating a warm atmosphere with U
E = Eye contact 2 U that I care
That’s why I call SERVICE
Lomba Mancing hari Sabtu,14 Maret 2009. So, ditunggu kedatangannya…
Thank U dah ngingetin, Do’ain yah…

To : Hanny
:-) Smoga non Hanny juga selalu dalam keadaan sehat wal’afiat.
Maaf ya, bukan bermaksud me mata2i, tapi hanya ingin mempelajari keunggulan cafe yg non kelola.
Kritik & Saran : Excellent in everything (Produck-Place-Price-People). Musiknya bikin enak tuk tidur hehe… Sayang ga leluasa mengambil gambar makanan & minuman (takut curiga sebelumnya), tapi foto2 terakhir di simpan di album off-line saya.
TERIMA KASIH ATAS KERAMAH TAMAHANNYA. Saya tunggu kedatangannya di WG!

To : wi3nd
:-) Iya neh wi3nd, bikin tampilan baru supaya enak diliat & betah ngebacanya. Menurut wi3nd gimana dng layout sperti ini…? (Ada yg komentar sbelumnya kalo tulisannya jadi kurang jelas)
Smoga wi3nd juga SUKSES slalu!!!
Kok ga ada jenis makanan yg di liput di Taman Safari sih…???
(btw, hingga saat ini saya ga twu sosok wi3nd sperti apa yah…? pasti cantik & smart)

  wi3nd
Comment on February 24th, 2009.

pas mampir mu kasih jawaban,layoutnA da 9anti la9i..:)
dan yan9 inih more better than before..:)
[ maaf ya harus jujur,sekaran9 baru bisa dibaca den9an jelas..hehhe]

pas ke taman safari kami bawa perbekalan sendiri,jd nda kuliner dsanah,la9ipula makanannya STD warun9 9ituh,cuma beli pop mie ajah lebih enak bawa..:)

hehehh..sosok akuh ya?
emm..biasa ajah kok jalu..^_^

makasii yaa,suksess for us..:)

Comment on February 27th, 2009.

To : wi3nd
:-) Thanks yah atas penilaian layout halaman baru blog ini.
SUCCES 4 US….!!!

  deny
Comment on October 31st, 2009.

your english needs to be improved….
wkwkwkwk

Leave a comment

Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.

Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>